Kau coba tanyakan diorama dari tiap tetesan air mata
Lembutnya memayangi bulu roma
Hiruk Pikuk hanya tentang dirimu dan dunia
Lalu senyum-senyum polos dan kebohongan itu tersemai kabut dalam buta..
Bisakah kau berhenti bertanya?
Coba Kepakan apa yang selama ini kau bangga..
Namun daya yang kian kuat dan cengkraman itu fana.
Berkoarlah,
Namu kepuasannya hanya akan tersisip dalam tiap hembus pelus bersahaja..
Cobalah kau gapai kesana..
Mungkinkah semua akan hinggap di ranting itu?
Nirwana yang entah dimana..
Lembutnya memayangi bulu roma
Hiruk Pikuk hanya tentang dirimu dan dunia
Lalu senyum-senyum polos dan kebohongan itu tersemai kabut dalam buta..
Bisakah kau berhenti bertanya?
Coba Kepakan apa yang selama ini kau bangga..
Namun daya yang kian kuat dan cengkraman itu fana.
Berkoarlah,
Namu kepuasannya hanya akan tersisip dalam tiap hembus pelus bersahaja..
Cobalah kau gapai kesana..
Mungkinkah semua akan hinggap di ranting itu?
Nirwana yang entah dimana..














